Cara sablon dengan transfer paper

Ada dua jenis transfer paper untuk kaos bahan katun yang dijual dipasaran saat ini. diantaranya:

  • Transfer paper Light – Digunakan untuk kaos yang warnanya terang seperti warna putih dan warna muda/pastel.
  • Transfer paper jenis Dark digunakan untuk kaos yang warnanya gelap seperti warna hitam, coklat, merah, biru, tapi bisa juga digunakan untuk warna terang tapi proses cara penggunaanya berbeda.

Berikut penjelasan bagaimana cara menggunakan kedua jenis transfer paper tersebut.

1. Cara Sablon Transfer Paper Jenis “Light” (Untuk Kaos Warna Terang)
Mulailah dengan mendesain gambar terlebih dahulu di komputer. Desain gambar bisa dibuat menggunakan program editing menurut selera anda agar hasilnya lebih memuaskan, kemudian baliklah gambar tersebut dengan setting “mirror”(Print gambar terbalik)  pada printer atau pada program yang anda gunakan untuk mendisain. Lalu print dengan setting kualitas Photo.

Setelah gambar selesai di print pada kertas transfer paper. Lalu gunting sisi transfer paper mengelilingi desain gambar tersebut sisakan jaraknya sekitar 2-3 mm sebagai batas. Siapkan kertas karton tebal sebagai alas kaos saat setrika, letakan transfer paper diatas permukaan kaos yang dikehendaki kemudian setrika dengan suhu maksimal.

Teknik setrika dengan cara tahan dan tekan jangan di gosok-gosok, lakukan selama 15-20 detik untuk setiap bagian kertas yang disetrika, dan ulangi ke bagian lainnya sehingga semua bagian terkena panas.

Setelah semua bagian kertas selesai di setrika diamkan hingga dingin sebentar lalu kelupas secara perlahan kertas yang menempel pada kaos dan kaos polos kini menjadi kaos sablon dengan transfer paper.

Proses Selesai, diamkan terlebih dahulu agar tinta benar-benar kering dan menempel pada kaos.

2. Cara Sablon Transfer Paper Jenis “Dark” (Untuk Kaos Warna Gelap)

Untuk kaos berwarna gelap tekniknya sedikit berbeda yaitu gambar yang di print tidak perlu terbalik atau disetting mirror .

Setelah di print selanjutnya kertas digunting dan kertas transfer paper harus dikelupas terlebih dahulu lapisan putihnya (seperti membuka stiker). Untuk transfer paper jenis dark disarankan dipotong menggunakan mesin cutting plotter agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Kertas yang sudah dikelupas kemudian ditaruh diatas permukaan kaos yang mau di sablon. Lapisi dengan kertas anti panas (menggunakan Silicone sheet atau Teflon sheet) agar sablon atau hasil print tidak menempel ke setrika atau ke mesin pemanas. posisi menempel seperti contoh digambar yaitu dengan posisi kertas yang di print berada diatas.

Selanjutnya setrika dengan suhu maksimal. atau direkomendasikan menggunakan mesin heat press untuk hasil sablon lebih kuat dan rapi.

Proses setrika selama 3-5 Menit dengan cara teknik setrika tahan dan tekan di setiap bagian kertas yang menempel pada kaos.

Angkat kertas anti panas / silicone sheet. periksa kembali apakah ada bagian yang masih kurang menempel kuat, jika masih kurang maksimal silahkan setrika kembali.

Perhatikanlah langkah demi langkah Cara Sablon Kaos Dengan Transfer Paper dengan teliti agar menghasilkan sablon yang bagus dan berkualitas.

Iklan
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s